Ketika menafsirkan surah al-Baqarah ayat 222:
اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ التَّوَّابِيْنَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
Artinya: "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan menyukai orang-orang yang menyucikan diri."
Syaikh Abu al-Fadhl Senori di dalam Tafsir beliau Tafsir Ayat al- ahkam Min al- Qur'an, beliau berkata: "Ketahuilah bahwa mahabbah (suka/cinta) adalah kecenderungan jiwa (hati) kepada sesuatu yang ia cenderung kepadanya dan yang ia menyesuaikan dengannya, dan itu mustahil atas Allah Ta'ala, dan setiap sifat yang mustahil hakikatnya atas Allah Ta'ala, maka maksudnya adalah tujuannya, dan tujuan mahabbah (suka/cinta) adalah: memberikan pahala dan memuliakan. Maka YUHIBBU pada ayat tersebut maknanya adalah: Memberi pahala dan Memuliakan.
Referensi: Syaikh Abu al-Fadhl Senori Tafsir Ayat al- ahkam Min al- Qur'an, halaman: 14, Daruttahqiq. 2024.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan memberikan komentar atau pertanyaan